BERANDA
PROFIL KITA
JEJAK INFO
AGENDA
BIDIKAN LENSA
LEMBAGA PNF
KONSULTASI
KONTAK
 
jugaguru
Info Terkini
Kamis, 04 September 2008 16:56:01
Rakor ke dua
Kategori: Liputan Khusus (53 kali dibaca)
Jakarta, 4 September 2008. Saat ini dengan adanya Ditjen PMPTK yang mengelola ketenagaan dari pendidikan formal dan nonformal ternyata sedikit membawa kesulitan dalam melakukan koordinasi dengan Direktorat Jenderal yang lain terkait dengan program dan kelembagaan masing-masing dari unit utama lainnya, khususnya Ditjen PNFI untuk pendidikan nonformal. Oleh sebab itu, diperlukan pertemuan ini dianggap amat penting guna mensinergikan antara program dan kelembagaan yang ada pada Ditjen PNFI dengan ketenagaan yang ada pada Dit. PTK-PNF, Ditjen PMPTK, sehingga tidak ada lagu tumpang tindih program kegiatan yang dilaksanakan.
Kamis, 28 Agustus 2008 13:50:46
Kategori: Liputan Khusus (63 kali dibaca)
Pertemuan rutin ini, dalam rangka memperat silaturahmi di lingkungan anggota Dharma Wanita Persatuan Dit. PTK-PNF
Kamis, 28 Agustus 2008 11:09:16
Lampung 2
Kategori: Liputan Khusus (111 kali dibaca)
Lampung, 26 Agustus 2008. Setelah Dialog Interaktif Direktur PTK-PNF, Erman Syamsuddin melanjutkan pertemuannya dengan Tutor PAUD, Tutor Keaksaraan Fungsional dan Warga Belajar Paket C sejumlah hampir 60 orang. Pertemuan ramah-tamah ini dimaksudkan Direktur dapat mendengarkan keluhan atau masukan-masukan dari mereka guna lebih meningkatkan program bagi Direktorat PTK-PNF.
Kamis, 28 Agustus 2008 09:57:38
Lampung 1
Kategori: Liputan Khusus (108 kali dibaca)
Lampung, 26 Agustus 2008. Balai Pengembangan Kegiatan Belajar (BPKB) Lampung untuk kesekian kalinya menjadi tempat diselenggarakannya acara Pendidikan NonFormal. HIPKI, HISPPI dan HIPRI DPD Lampung  yang berkenan mengundang Direktur Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan NonFormal dalam rangka meningkatkan mutu PTK-PNF melalui Dialog Interaktif bersama Ketua Umum HIPKI, Bapak Dasril Rangkuti, Ketua Umum HISPPI, Bapak Nasrullah Yusuf, yang mewakili Direktorat Pembinaan Kursus dengan Moderator Ibu Ertati, Kepala BPKB Lampung. Pesertanya hampir sejumlah 100 orang yang terdiri dari pengurus DPC Asosiasi/Forum tersebut, PTK-PNF, perwakilan dari Dinas Pendidikan Provinsi serta Bapak Drajat yang merupakan pimpinan dari Lampung Post.
Minggu, 24 Agustus 2008 12:21:34
Wanita Islam
Kategori: Liputan Khusus (121 kali dibaca)
Bandung, 22 Agustus 2008. Salah satu upaya dari Direktorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan NonFormal (Dit. PTK-PNF) untuk meningkatkan mutu dari Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan NonFormal (PTK-PNF) adalah melakukan kerjasama dengan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) atau Organisasi Sosial Masyarakat (Orsosmas) yang sama-sama berkomitmen dalam mengembangkan Pendidikan NonFormal.
Pustaka
Penyelenggara: Training Provider
Pedoman Diklat PTK-PNF yang diselenggarakan oleh Training Provider
 
Kolom Pakar
Oleh: Kosasih

“The Golden Age” atau “Usia Masa Emas” seorang manusia ketika ia berumur 0 – 6 tahun berdasarkan UU Sisdiknas Tahun 2003 atau 0 – 8 tahun berdasarkan dunia internasional. Sungguh masa penting ini tidak dapat tergantikan lagi apabila sudah terlewati, karena masa ini disebut dengan masa mempersiapkan segenap potensi fisik, akan maupun mental yang ada pada seorang manusia dengan sebaik-baiknya dan menghargai setiap keunikan per individu dari setiap insan.

 
Profil Pilihan
Ketua Ikatan Penilik Indonesia (IPI)
Dibanding pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan nonformal yang lain, keberadaan penilik sudah relatif lebih mapan. Mereka berstatus PNS. Hanya saja, masih banyak penilik yang kualifikasi dan kompetensinya belum memadai. Juga terjadi perbedaan perlakuan dengan pengawas sekolah.
 
Artikel
Penilik Dengan Paradigma Baru:
Oleh: Fauzi Eko Pranyono

Memperhatikan aturan hukum pasal 40 ayat 2 Peraturan Pemerintah nomor 19 Tahun 2005, dapat disimpulkan bahwa jabatan penilik merupakan salah satu pilihan jabatan karier lanjutan bagi para pamong belajar. Namun demikian, dengan kondisi kepenilikan yang ada saat ini apakah jabatan penilik menjadi menarik bagi pamong belajar??

 
Ekspresi
Oleh: Mochamad Ilyas
Kala Iedul Fitri tiba, lantunan “Allahu Akbar Allahu Akbar Allahu Akbar” bergema di jagad alam ini. Takbir, Tahmid dan Tahlil tak henti-hentinya dilantunkan Ummat Islam, sebagai ungkapan rasa syukur atas nikmat yang tak terhingga.Yaitu syukur setelah sebulan penuh kita ditempa dalam 'madrasah Ramadhan' yang sarat nilai dan makna. Begitu agung pesan-pesan Ramadhan yang hendak Allah sampaikan kepada insan yang beriman. Melalui beragam ‘amaliyyah ‘ubudiyyah seperti shaum, tilawah Al-Qur’an, shalat tarawih, zakat, infak, sedekah, i’tikaf (kontemplasi), Allah ingin agar pesan-pesan Ramadhan itu kita tangkap, hayati dan diaktualisasaikan dalam keseharian hidup kita, sehingga, kita semua diharapkan menjadi insan yang bertakwa dengan segala dimensinya.
 


XML